Kita Tidak Akan Mati Jika Tidak Makan Produk AS!!
Wednesday, 07 January 2009
ImageMcDonald’s, KFC, A&W, Pizza Hut, dan produk lainnya masih tenang mengeruk uang rakyat Indonesia. Bagaimana di negara lain? Mungkinkah kita Memboikot Produk Mereka ? Atau jangan-jangan kita Masih Setengah Hati ? Jangan khianati mereka ya Ikhwa…!!

Para ulama Hamas, Al Ikhwanul Muslimin dan berbagai organisasi perjuangan Muslimin di Timur Tengah telah menyerukan boikot terhadap produk-produk yang mendukung negara Zionis Israel. Syeikh Yusuf Qardhawi telah mengeluarkan fatwa yang sangat rinci mengenai seruan ini.

Qardhawi mengatakan, haram hukumnya ummat Islam membeli produk dan barang dagangan Yahudi dan Amerika, dan menganggapnya itu sebagai salah satu dosa besar.

Dia menambahkan, bahwa jihad sekarang ini hukum fardhu `ain (wajib) karena Yahudi menghalalkan segala apa yang diharamkan dan tidak mengindahkan norma-norma moral dan nilai-nilai kemanusiaan serta hukuman internasional.

Produk-produk Amerika perlu diboikot, karena negara ini ikut membiayai negara Israel, berupa bantuan keuangan tiap tahun. Bahkan sebagian anggota Kongres Amerika kini sedang berusaha agar Presiden George W Bush menaikkan bantuan kepada Israel. Program bantuan luar negeri tahun 2002 yang telah disetujui Presiden Bush adalah US$ 2,04 miliar untuk bantuan militer dan US$ 730 juta bantuan keuangan, adalah hampir 20% dari total bantuan luar negeri Amerika ke seluruh dunia.

Sedangkan Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad menyerukan adanya boikot global atas dolar AS dan produk-produk buatan AS termasuk Coca-Cola. Boikot itu sebagai protes atas dukungan AS pada Israel.

Ditegaskan Mahathir, masyarakat harus mengambil tindakan terhadap AS atas dukungannya pada Israel yang tengah melakukan agresi militer di Gaza.

“Jika kita berhenti menerima mata uang AS, maka AS tak bisa berdagang dan tak bisa menghasilkan uang. Negara itu akan menjadi sangat miskin dan akan terpaksa menghentikan produksi senjata yang lebih banyak untuk membunuh orang-orang,” cetus Mahathir.

“Kita harusnya tidak membeli senjata-senjata dari AS. Kita bisa membeli dari Rusia jika kita harus memiliki pesawat dan lainnya,” imbuh mantan pemimpin negeri jiran itu.

“Masyarakat harus bertindak… masyarakat tak akan mati jika mereka tidak minum Coca-Cola,” tutur Mahathir seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (6/1/2009).

Mahathir mengkritik pemerintah AS karena menggagalkan resolusi PBB yang menyerukan penghentian aksi militer Israel di Gaza.

Setidaknya 510 warga Palestina telah tewas sejak militer Israel melancarkan agresinya pada 27 Desember lalu. Serangan militer itu kebanyakan menewaskan warga sipil Palestina. Pemerintah Israel berdalih bahwa serangan itu dilakukan untuk menghentikan serangan roket yang kerap dilancarkan kelompok Hamas terhadap Israel. (si online/dari berbagai sumber)

About rgmaisyah

Hidup sangat indah bila kita mau berbagi kebahagiaan kepada sesama...

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s