Korban Tewas 765 Orang, Proses Evakuasi Berbahaya
Thursday, 08 January 2009
ImageGaza – Jumlah korban di jalur Gaza terus meningkat. Memasuki hari ke 13 agresi militer Israel ke Palestina, jumlah korban tewas mencapai 765 jiwa dan sekitar 3.000 orang luka-luka.

Petugas palang merah internasional yang bertugas mengumpulkan jenazah mengaku, harus bermain kucing-kucingan dengan tentara Israel. Alasannya, relawan juga menjadi korban serangan membabi buta di wilayah jantung kota Gaza.
“Kami menemukan 4 anak kelaparan di samping jenazah orang tuanya,” ujar salah seorang anggota Palang Merah Internasional (ICRC) sebagaimana dilansir Reuters, Jumat (9/1/2009).
Sementara itu, tentara Israel juga harus kehilangan 3 orang tentaranya saat terjadi baku tembak dengan para milisi Hamas di jantung Gaza. Hal ini berarti, sudah ada 10 tentara Israel yang tewas sejak dimulainya serangan darat oleh Israel.

Proses Evakuasi Semakin Berbahaya
Tim relawan dari PBB terpaksa menghentikan aktivitasnya akibat salah seorang sopir yang sedang melakukan evakuasi tewas oleh serangan tank Israel. Dalam peristiwa ini dikabarkan 2 orang meninggal dunia.
“Risiko yang ditanggung para petugas medis sangat besar. Kami juga mengalami kesulitan mengevakuasi para korban akibat gedung runtuh, apalagi mengkalkulasi korban,” kata petugas tim kemanusiaan PBB.
Menurut petugas tersebut, korban yang paling membutuhkan pertolongan adalah anak-anak. Hampir 65 persen dari populasi Gaza merupakan anak-anak yang saat ini tidak jelas nasibnya. (si online/dari berbagai sumber)

About rgmaisyah

Hidup sangat indah bila kita mau berbagi kebahagiaan kepada sesama...

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s