Tisu merupakan produk yang berbahan dasar selulosa atau kertas bekas yang diolah kembali (recycling). Produk dari kertas tisu bisa terdiri dari satu atau beberapa lapis yang dikemas dalam bentuk lembaran / gulungan / lipatan dengan atau tanpa laminasi, cetakan, berbagai perlakukan setelah proses produksi selesai (penambahan pewangi, dll).

Tisu dan produk higiene lainnya mengandung selulosa sampai 99%. Sedangkan selulosa sendiri bahan bakunya dari kayu. Pada pengolahan kayu menjadi selulosa digunakan berbagai bahan kimia. Pada prosedur sulfit digunakan larutan sulfit atau hidrogensulfit, sedangkan pada prosedur sulfat digunakan campuran natrium hidroksida, natrium sulfida, natrium karbonat, natrium sulfat, dan natrium sulfit. Penggunaan kedua prosedur tersebut dimaksudkan untuk melarutkan lignin yang mengikat serat kayu. Serat selulosa yang diperoleh dipisahkan dan dicuci sampai semua bahan kimia tersebut terbilas bersih dari serat selulosa. Setelah dilakukan pengolahan tersebut serat selulosa yang diperoleh masih berwarna gelap karena masih mengandung lignin. Untuk menghilangkan warna, dilakukan proses bleaching menggunakan oksidator. Pada cara lama digunakan klor elemental (Cl2), sedangkan pada cara baru, digunakan prosedur bleaching-oksigen dimana klordioksida, hidrogen peroksida, atau ozon berfungsi sebagai oksidator. Saat ini dikenal metode bleaching ECF (Elemental Chlor Free) dan TCF (Total Chlor Free), tergantung oksidator yang digunakan. Bleaching agents yang digunakan bisa mencapai 30 kg per ton serat selulosa. Namun demikian, bahan kimia tersebut hampir seluruhnya terbuang selama proses pencucian. Residu yang masih ada pada produk akhir sudah tidak aktif.

Bahan-bahan yang perlu diperhatikan (selain bleaching pada proses pembuatan)

–       Bahan mentah

Pembatasan penggunaan bahan kimia dalam manufaktur tisu berdasarkan pada kelarutan, ikatan pada serat, ikatan menyilang, dan pertimbangan teknis lainnya. Bahan mentah yang digunakan untuk pembuatan tisu bisa berasal dari serat asli (yang sebelumnya belum pernah digunakan), serat daur ulang (yang sudah digunakan sebelumnya), atau campuran keduanya. Apabila menggunakan serat daur ulang, harus memperhatikan klasifikasi bahan-bahan apa saja yang boleh digunakan dan tidak boleh digunakan, perlakuan untuk daur ulang, tes produk akhir setelah daur ulang, proses penggabungan/pencampuran dengan matriks.

–       Bahan penguat keadaan kering

Bahan penguat yang dibatasi penggunaannya adalah glyoxylated polyacrylamide, kopolimer dari asam akrilat dan akrilamida, serta modifikasi dari poliakrilamida.

–       Bahan laminasi

Bahan yang dibatasi secara spesifik penggunaannya adalah kopolimer etilen adan asam akrilat, poliuretan, dan kopolimer dari stiren dan asam akrilat.

–       Bahan lainnya

Penggunaan polietilen glikol (PEG) hanya diijinkan apabila monoetilen glikol yang ada kurang dari 0,2 % dari total PEG dan total PEG yang ada kurang dari 7 % dari kertas tisu. Bahan pemutih/fluorosens yang boleh digunakan dalam kertas tisu dan serbet maksimum 0,3 %. Selain itu, penggunaan diester dari garam amonium kuarterner hanya diijinkan apabila jumlahnya kurang dari 0,1 % total produk dan penggunaan senyawa asam butandioat, sulfo, 1,4-bis(2-etilheksil)ester, garam sodium tidak melebihi 0,8 mg/dm2 dari total produk.

Referensi :

  1. Hygieneprodukte – unentbehrlich im täglichen Leben, Industrieverband Körperpflege-und Waschmittel e.V., Karlstraße 21, 60329 Frankfurt am Main, 1. Auflage, März 2002 (1. Nachdruck), S. 34 – 38
  2. Public Health Committee, Policy Statement concerning Tissue Paper Kitchen Towels and Napkins version 1-22.09.2004., Council of Europe

Tugas PKRT, by : Siska.

About rgmaisyah

Hidup sangat indah bila kita mau berbagi kebahagiaan kepada sesama...

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s