Analisis kimia farmasi kuantitatif dapat didefinisikan sebagai penggunaan (aplikasi) prosedur kimia analisis kuantitatif terhadap bahan-bahan yang dipakai dalam bidang farmasi terutama dalam menentukan kadar dan mutu dari obat-obatan dan senyawa-senyawa kimia yang tercantum dalam Farmakope-Farmakaope serta buku-buku lainnya seperti formularium-formularium.
Analisis kimia farmasi kuantitatif biasanya dibagi menjadi beberapa macam analisis berdasarkan metode dan teknik kerjanya, yaitu :
1. Analisis Gravimetri, ialah analisis kimia kuantitatif dengan pemisahan senyawa yang telah dikenal, yang merupakan hasil akhir yang diperoleh dari proses pemisahan misalnya ekstraksi, reaksi pengendapan, atau cara lain terhadap kandungan zat yang akan ditentukan baik yang masih terdapat dalam bentuk alami maupun dalam bentuk sediaan tertentu.
2. Analisis Volumetri, ialah analisis kimia kuantitatif dengan menentukan volume larutan yang telah diketahui kadarnya, yang akan bereaksi dengan sejumlah senyawa yang akan dianalisis. Karena teknik analisis ini biasanya dilakukan dengan titrasi maka disebut juga analisis titrimetri.
3. Analisis Gasometri, ialah analisis kimia kuantitatif dengan mengukur volume gas yang dibebaskan dan/atau pengurangan volume campuran gas bila dipakai pereaksi yang sesuai untuk menghilangkan salah satu gas yang ada.
4. Analisis dengan metode kimia fisika berdasarkan atas beberapa sifat fisis dan kimia yang khusus, biasanya untuk ini dibutuhkan teknik instrumental dan metode yang paling banyak ditetapkan adalah :
– Spektrofotometri
– Elektrometri
– Konduktimetri
– Kolorimetri
– Fluorometri
– Nefelometri
– Turbidimetri
– Refraktometri
– Polarimetri
Akan tetapi seringkali kurang praktis apabila kita berpegang teguh pada penggolongan diatas, karena ada beberapa tahapan kerja tertentu seperti penentuan kadar alkaloid dan kandungan minyak atsiri telah berkembang kesuatu titik dimana telah tersusun hal-hal dengan prinsip dan teknik penetapan yang sama bila dikerjakan secara gravimetri maupun volumetri

Referensi :

Kimia Farmasi Kuantitatif, 2000, Jeanny Wunas, UNHAS – Makassar. pp 1-2.

About rgmaisyah

Hidup sangat indah bila kita mau berbagi kebahagiaan kepada sesama...

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s